Mengajar dengan Cinta, Mendidik dengan Kesabaran: Potret Guru Masa Kini
Dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan Dirgahayu PGRI yang ke-75, yang diperingati setiap tanggal 25 November, SMK NUANSA BOGOR melaksanakan upacara bendera di halaman sekolah. Perayaan Hari Guru Nasional tahun 2025 ini mengusung Tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat". Ditetapkannya tanggal 25 Nopember 2025 sebagai Hari Guru Nasional yaitu melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 78 tahun 1994, karena pada 24-25 November 1945 telah dilaksanakan kongres organisasi guru se-Indonesia yang kemudian melahirkan organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).Upacara memperingati Hari Guru Nasional dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Seluruh dewan guru dan staf SMK NUANSA BOGOR menjadi petugas upacara dan peserta upacara adalah seluruh peserta didik SMK NUANSA BOGOR.Pembina upacara dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Beni Setiawan, S.H,Gr. yang mewakili Kepala Sekolah yang sedang berhalangan hadir, dalam sambutannya, Beni Setiawan, S.H, Gr.mengatakan bahwa seorang guru yang baik, tidak hanya memberikan ilmu kepada peserta didiknya, tetapi juga menanamkan akhlak yang mulia, sopan santun yang baik, pribadi yang taat, serta memiliki rasa kepedulian yang tinggi. Itulah pesan yang disampaikan dalam amanatnya kepada seluruh dewan guru dan peserta didik.Seusai upacara bendera, peserta didik memberikan apresiasi kepada para guru dalam bentuk ucapan terima kasih yang dipimpin oleh Ketua OSIS SMK NUANSA BOGOR masa bhakti 2025/2026, Nur Aniza Cahaya Awalia dan Ketua OSIS masa bhakti 2024/2025 Nikita Putri sambil diiringi penyerahan bunga dari pengurus OSIS kepada seluruh dewan guru dan staf , di saat itu tampak suasana haru dan sangat menyentuh hati.Selain upacara bendera, dalam kegiatan memperingati Hari Guru Nasional ini, dan diisi dengan kemeriahan acara yang dipersembahkan dari peserta didik kepada para guru dan staff SMK NUANSA BOGOR. Peserta didik memberikan karangan bunga dan jamuan untuk para guru yang disertai kejutan-kejutan lainnya.Guru adalah lentera kecil yang mampu menerangi dunia dengan cahaya kebijaksanaan dan tanpa guru, pengetahuan hanyalah huruf tanpa makna dan angka tanpa arah